Keislaman
Print this page Generate PDF
Sabtu, 03 Januari 2009, 23:36

Emas 24 Karat; Kaitannya dengan Perhitungan Zakat

Tim Situs AL'09


Di dalam emas 24 karat terdapat 99,9% emas murni, sedangkan di dalam emas 22 karat terdapat 91,7% emas murni. Kelemahan emas murni 24 karat ialah teksturnya yang lembut. Itu membuatnya mudah patah/rusak dan sulit menahan berlian (berlian bisa membelah emas 24 karat). Sedangkan emas 22 karat bisa menahan berlian dan teksturnya lebih keras karena bercampur dengan metal atau logam yang lain.

Sedangkan emas dengan ukuran karat lain seperti 10 karat (41,7%), 12 karat (50%), 14 karat (58,3%), 18 karat (75%) kuat tetapi sudah terlalu banyak logam campuran di dalamnya sehingga harganya turun.

Satuan yang dipakai untuk mengungkapkan campuran dalam emas ada 3 (tiga), yaitu karat, persen dan promil.

Korelasi antara "Karat", "Persen" dan "Promil" emas

Emas 22 karat adalah emas dengan kadar emasnya sebanyak 91,70%. Sisanya 0,30% adalah campuran logam lain. Emas 24 karat adalah emas dengan kadar emasnya 99,99% atau disebut juga emas murni.

Secara sederhana rumusnya adalah

Kadar emas (%) = karat emas / 24 x 100%

Karat emas = kadar emas (%) x 24 / 100

Contoh :
- Kadar kandungan emas murni dalam emas 18 karat adalah = 18/24 x 100% = 75%.
- Kadar karat emas dalam emas 90 % adalah = 90 x 24 /100 = 21,6 karat.

Untuk mempermudah, sudah tersedia tetapan untuk menentukan karat berdasarkan kadarnya. Menurut SNI (Standart Nasional Indonesia) - No : SNI 13-3487-2005 standard karat adalah sebagai berikut:

  • Kandungan emas murni pada emas 24 Karat berkisar antara 99,00 hingga 99,99%
  • 23 K = 94,80 - 98,89%
  • 22 K = 90,60 - 94,79%
  • 21 K = 86,50 - 90,59%
  • 20 K = 82,30 - 86,49%
  • 19 K = 78,20 - 82,29%
  • 18 K = 75,40 - 78,19%

Lihat juga keputusan Gubernur DKI tahun 1969 berikut:

Satuan Berat Emas

Di Pasar Dunia, orang-orang menggunakan istilah troy ounce (baca:troy ons) atau troy oz atau TOZ untuk mengungkapkan berat emas. 1 troy ounce = 31,1034768 gram. Di strata masyarakat awam satuan gram lebih sering digunakan daripada toz.

Informasi Harga Emas yang Selalu Update

Anda bisa melihatnya di :

  1. http://pegadaian.co.id
  2. http://goldprice.org/gold-price-indonesia.html
  3. RTI SMS (Layanan ini tersedia bagi pengguna SIM Card: TELKOMSEL, MATRIX, MENTARI, IM3, ProXL, FLEXI, FREN) ketik EMAS kirim ke 6788 (Anda akan dapat balasan berupa harga emas dalam nilai dollar Amerika per troy ounce)

Masihkah Emas Berbanding Perak = 1 : 10 seperti di masa Rasulullah SAW?

Kenyataann sekarang harga emas berbanding perak (gold silver ratio) ketika tulisan ini diketik adalah 1 : 80,33 (referensi http://www.thebulliondesk.com). Artinya jika harga emas 1 gram = Rp. 350.000 maka harga perak 1 gram = 350.000 : 80,33 = Rp. 4357.

Cuplikan Sejarah Dinar dan Dirham

Perdagangan merupakan dasar perekonomian di jazirah Arab sebelum Islam datang. Mata uang yang dipergunakan pada waktu itu (di samping sistem barter yang masih eksis) adalah Dinar dari Romawi dan Dirham dari Persia.

Hal ini dapat dimaklumi karena bangsa Romawi dan Persia merupakan mitra dagang bangsa Arab. Di samping, letak geografis daerah Arab terutama Hijaz. Sehingga memberi keuntungan tersendiri bagi daerah tersebut untuk dilalui oleh rute perdagangan antara Persia dan Romawi, Romawi ke India serta daerah jajahannya seperti Syam (Syiria), Etiopia dan Yaman.

Adapun nilai satu dinar pada waktu itu sama dengan sepuluh dirham. Setelah Islam datang, mata uang dinar dan dirham pun masih digunakan sebagai alat transaksi pada zaman Nabi. Bahkan pada zaman ini mata uang dinar dan dirham diakui sebagai alat pembayaran yang sah.

Menurut standard World Islamic Trade Organization (WITO), nilai 1 Dinar saat itu setara dengan 4,25 gram emas 22 karat. Meskipun demikian, pada umumnya para ulama menentukan standar nishab zakat emas (dan uang) dengan emas 24 karat. Sebab kadar 24 karat adalah "identik" dengan emas murni.

Sepanjang hidup Rasulullah SAW, kaum Muslim masih menggunakan dinar Romawi dan dirham Persia dalam bentuk, cap, dan gambar aslinya. Demikian juga pada masa kekhilafahan Abu Bakar Ash Shiddiq dan awal kekhilafaan Umar bin Khaththab.

Pada tahun 20 Hijriyyah -tahun ke-8 kekhilafahan Umar- Khalifah Umar mencetak uang dirham baru berdasarkan pola dirham Persia. Berat dan gambar, maupun tulisan Bahlawi-nya (huruf Persianya) tetap ada, hanya ditambah dengan lafal yang ditulis dengan huruf Arab gaya Kufi, seperti lafal "Bismillaah" (Dengan nama Allah) dan "Bismillaahi Rabbii" (Dengan nama Allah, Tuhanku) yang terletak pada tepi lingkaran. Tradisi ini dilestarikan kaum Muslim pada pencetakan uang untuk beberapa abad kemudian.

Artikel ini bersumber dari beberapa situs berikut:

  1. Situs-situs yang disebutkan di tengah artikel
  2. http://emasdanpermata.webs.com
  3. http://dinaremas24k.com
  4. http://risdhy.multiply.com
  5. http://wahyuriyadi.blogspot.com

Kembali - Cetak

© Hakcipta 2008-2018 - Pesantren Al Muta'allimin, Jakarta 12210