BUKUTAMU
Print this page Generate PDF
Nama *
E-mail
Sisa karakter
Pesan *
This is a captcha-picture. It is used to prevent mass-access by robots. (see: www.captcha.net)
 

Pesan 31 s/d 45 ( Total pesan : 106)
an Najah Consulting 01-12-2010- 09:47

Assalamu'alaikum

Bagi Alumni Al Muta'allimin yang ingin melanjutkan studi ke al Azhar Cairo non beasiswa Depag RI silahkan kunjungi http://www.alazharcairo.co.cc/

wassalamu'alaikum

yudi 28-11-2010- 07:38

Salam Ustadz,
Kami ingin menanyakan fadhilah dan manfaat baca solawat al berjanzen dan waktunya, apakah harus malam hari atau bisa siang hari. Terimakasih.
---------------------
Alaykum Salam.
Mengingat banyak hal yang diingin disampaikan, jawaban dapat dibaca di sini.

yudi 28-11-2010- 06:58

Salam Ustadz,
Apakah shalat tasbih boleh dikerjakan setiap hari? dan waktunya itu apakah hanya malam hari atau bisa siang hari? Terima kasih.
---------------------
Alaykum Salam.
Bagi ulama (sebagian Syafi'iyyah) yang berpendapat bahwa hukum shalat Tasbih adalah sunnah maka dianjurkan melakukannya satu kali setiap satu hari -ini yang terbaik, atau satu kali tiap Jum'at, atau satu kali setiap bulan, atau satu kali setiap tahun, atau satu kali seumur hidup.
Sebagian ulama bermazhhab Syafi'i menyarankan, jika shalat Tasbih dilakukan di siang hari sebaiknya dilakukan dengan satu kali salam. Sedangkan jika dilakukan di waktu malam sebaiknya 2 (dua) kali salam, maksudnya 2 x 2 (dua) rakaat. (Sumber : Nihaayatul Muhtaaj, al imaam Ar Romliy,  j.2, hlm. 119)

Abu Atqeya 14-11-2010- 10:34

Assalamualaikum, mohon izin untuk share masalah murabahah emas.
---------------------
Alaykum Salam.
Silakan. Sekaligus kami mohon kritik atas kekurangan pada tulisan tersebut.

Fulan 15-10-2010- 08:25

Assalamu'alaikum, maaf ustadz apa ustadz bersedia memberi file presentasi tentang  riba yangg tempo lalu diputar di Al-Muta'allimin,, agar saya dan juga pengunjung situs alpontren.com yg lain bisa mempelajari lagi tentang seluk beluk riba.

---------------------
'Alaykum salam.
Silahkan klik sini untuk mendownload filenya. Hanya saja perlu kami beri catatan:


  1. Kami tidak meng-klaim isi file presentasi tersebut sebagai karya kami sepenuhnya. Kami hanya melakukan editing (menambah atau mengurangi) bagian yang kami anggap perlu.

  2. Sebagian file powerpoint ini berisi teks arab, untuk itu pastikan OS Windowsnya sudah didukung oleh bahasa arab.

FARID MUZAKKY 10-10-2010- 19:36

ASSALAMUALAIKUM
---------------------
'Alaykum salam.

ibnu 29-09-2010- 23:02

salam ukhuwwah..

mas yoyo 15-09-2010- 17:32

Assalamuakaikum Wr. Wb. Di hari yang fitrah ini kami sekeluarga mengucapkan MINAL 'A`IDZIN WAL FA`IZIN mohon maaf lahir dan bathin. Ustadz Faishol, saya mau tanya tentang kewajiban apa aja atas seorang muslim/muslimah yg di bulan puasa Ramadhan tidak dapat menjalankan kewajiban puasanya karena kondisi hamil dan orang tua (umur 70th). Setahu saya membayar fidyah. Mohon dijelaskan secara terperinci maksud fidyah dan kewajiban yang lain untuk mengganti ibadah puasa Ramadhan. Wassalam
---------------------
'Alaykum salam, mas.
Untuk orang tua yang kondisinya seperti disebutkan di atas, ia diijinkan tidak berpuasa dengan kompensasi membayar -pendapat Syafi'iyyah- satu mudd makanan (pokok lokal) untuk setiap satu harinya dan didistribusikan kepada orang miskin. Mudd di sini adalah adalah
satuan volume tertentu di masa Rasulullah. 1 mudd -dalam satuan unit modern- lebih kurang setara dengan 0,687 liter / 543 gram (selain Hanafiyyah) atau 1,032 liter / 815,39 gram (Hanafiyyah). Perhitungan ini saya ambil dari buku Mu'jam Lughah al Fuqahaa`.
Sementara untuk muslimah yang hamil di bulan Ramadhan maka tetap diwajibkan puasa. Informasi yang beredar yang mengatakan bahwa ibu hamil atau menyusui secara mutlak diijinkan tidak berpuasa Ramadhan adalah tidak benar sama sekali. Tidak ada satu pun ulama, termasuk Ibnu Abbas dan Ibnu Umar (semoga Allah meridhai kedua sahabat tersebut), yang mengatakan hal itu. Pada prinsipnya ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui masuk secara umum dalam kategori mereka yang diperintahkan berpuasa dalam ayat wajib puasa (183, Al Baqarah). Ini yang harus ditekankan dan dipahami lebih dahulu.
Keduanya -sebagaimana orang yang sedang dalam kondisi sakit- baru diijinkan tidak berpuasa jika mempunyai "masalah" atau "'udzr". Jadi -sekali lagi- ibu hamil dan menyusui tetap wajib berpuasa dan hanya diijinkan tidak berpuasa jika mempunyai "masalah". "Masalah" yang dimaksud di sini adalah munculnya kekhawatiran akan kesehatan dan atau keselamatan diri nya atau janinnya atau anak yang sedang disusuinya. "Masalah" yang dimaksud di sini bukan masalah kehamilannya atau menyusuinya an sich. Hamil dan menyusui -secara bukum- bukan alasan legal untuk tidak berpuasa. Dengan redaksi lain, hamil dan menyusui bukan masalah yang saya tulis dalam tanda petik yang mengijinkan seseorang tidak berpuasa.
Hadis Rasulullah (shalawat dan salam untuk beliau dan keluarganya) -salah satunya seperti hadis riwayat Abu Dawud no. 2408- yang mengindikasikan bahwa ibu hamil dan menyusui diijinkan tidak berpuasa secara mutlak dipahami oleh ulama tidak secara tersurat, apa adanya. Mereka memahaminya -setelah mengamati dalil-dalil lain- bahwa keduanya diijinkan tidak berpuasa jika khawatir terhadap kesehatannya atau bayinya.
Selanjutnya, saya akan perincikan jawabannya berdasarkan mazhab Syafi'i untuk mempersingkat jawaban.
Mengapa memilih aliansi pemikiran Syafi'i? Sederhana, karena anda tidak mungkin mengikuti semuanya dalam waktu yang sama.
Mengapa tidak berijtihad saja? Upss...

Berikut pemikiran hukum Syafi'i mengenai kasus puasa ibu hamil dan ibu menyusui:


  1. Jika ibu hamil atau menyusui khawatir/takut dengan kondisi kesehatan dirinya saja atau dirinya serta janin atau bayinya akibat berpuasa maka ia diijinkan tidak berpuasa dengan kompensasi membayarnya di hari lain (qadha`). Tidak ada perbedaan pendapat di antara ulama mengenai kasus pertama ini.

  2. Jika ibu hamil atau menyusui khawatir/takut dengan kondisi kesehatan janinnya saja atau bayinya saja akibat berpuasa maka ia diijinkan tidak berpuasa dengan kompensasi -'alaa al azhhar- membayarnya di hari lain (qadha`) plus fidyah sebanyak 1 mudd untuk setiap satu harinya.

gus war 20-08-2010- 23:01

Saya mau tanya, saya membeli susu di kemasan tertulis harganya Rp. 1000,- ketika saya akan membayar pemilik warung bilang harganya Rp. 1200,-. Yang saya tanyakan apakah 200-nya termasuk riba atau tidak. Terimakasih.
---------------------
Bukan riba. Praktek tersebut adalah jualbeli yang diijinkan. Insya Allah, dalam pertemuan pertama belajar malam Sabtu setelah aktifitas belajar Pesantren dimulai, kita akan mengupas tema Riba dengan bahasa yang sederhana. Siapa saja dapat ikut serta. Tentu saja gratis.

Akif Asyakur 16-08-2010- 13:17

Assalamu'alaikum Wr.Wb. Saya mau tanya kalau waktu puasa mengupil/korek2 kuping batal atau tidak.Tolong dijawab ya Pak Ustadz.
---------------------
'Alaykum Salam. Mengupil tidak membatalkan puasa. Berikut adalah ta'biir pendukung :


  1. عَنْ لَقِيطِ بن صَبِرَةَ ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ : " أَسْبِغِ الْوُضُوءَ، وَخَلِّلِ الأَصَابِعَ، وَبَالِغْ فِي الاسْتِنْشَاقِ إِلا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا " . قال النووي وهو حديث صحيح رواه أبو داود والترمذي وغيرهما بالأسانيد الصحيحة (شرح النووي على مسلم , ج 1 , ص 373)

  2. وقال الكوفيون والأوزاعي وإسحاق يَجِبُ القضاءُ على مَنْ اسْتَعَطَ وقال مالك والشافعي لا يجبُ إِلاَّ إنْ وَصَلَ الماءُ إلى حَلْقِهِ (فتح الباري , ابن حجر , ج 4 ص 160)

  3. والسُعُوط بضم السين هو جعْلُ الشئ في الأنف وجذبُه إلى الدِّماغ (المجموع , محيى الدين النووي , ج 6, ص 313)

  4. وقال الكردي على بافضل فالخَيشومُ جميعُه من الظاهر . قال في العباب والقَصَبة من الخيشوم (حواشي الشرواني , ج 3 , ص 400)

  5. وَإِنَّمَا يُفْسِدُ الاسْتِعَاطُ الصَّوْمَ ، بِشَرْطِ أَنْ يَصِلَ الدَّوَاءُ إِلَى الدِّمَاغِ ، وَالأَنْفُ مَنْفَذٌ إِلَى الْجَوْفِ ، فَلَوْ لَمْ يَصِلْ إِلَى الدِّمَاغِ لَمْ يَضُرَّ ، بِأَنْ لَمْ يُجَاوِزِ الْخَيْشُومَ ، (الموسوعة الفقهية الكويتية , ج 28 , ص 35 , ف 45)


Sementara untuk mengorek telinga, di kalangan Syafi'iyyah terdapat perbedaan pendapat. Pendapat Ashahh (katakanlah: kuat) menetapkan, memasukkan sesuatu benda ke dalam telinga jika mencapai bagian dalam telinga (baathin al udzun) membatalkan puasa. Pertanyaan yang tersisa adalah di mana batas baathin al udzun.
Sementara pendapat lain -al imam Al Ghazali di antaranya- menyatakan memasukkan sesuatu ke dalam telinga hingga bagian dalam telinga tidak membatalkan puasa karena baginya telinga bukan manfadz yang mempunyai kemampuan ihaalah (mengubah suatu materi menjadi materi lain yang berbeda).

Berikut ta'biir untuk analisa.

( والتقطير في باطن الأذن ) وإن لم يصل إلى الدماغ ( و ) باطن ( الإحليل ) وهو مخرج البول من الذكر واللبن من الثدي وإن لم يصل إلى المثانة ولم يجاوز الحشفة أو الحلمة ( مفطر في الأصح ) بناء على الوجه الأول ، وهو اعتبار كل ما يسمى جوفا ، والثاني : لا ، بناء على مقابله إذ ليس فيه قوة الإحالة ..... ولو طعن نفسه أو طعن غيره بإذنه فوصل السكين جوفه أو أدخل في إحليله أو أذنه عودا أو نحوه فوصل إلى الباطن بطل صومه . (مغني المحتاج شرح منهاج الطالبين للنووي , الخطيب الشربيني , ج 5 , ص 202)

agus sugiarto 01-08-2010- 22:07

Selamat dan sukses selalu untuk Al Muta'allimiin dan santrinya.
---------------------
Amien. Terimakasih

badrusshaleh jiddan 18-07-2010- 17:05

Assalamu a'laikum. Saya admin pada situs "www.ppmus.com" milik ponpes MUS Sarang Rembang. Saya ingin memberitahukan bahwa website kami baru saja launching dan kami telah meletakkan alamat situs Anda pada tab menu "link" kami. Oleh karena itu, saya mengharap kepada admin www.alpontren.com agar sudi meletakkan alamat kami pada "link" agar mengeratkan tali silaturrahim sesama pesantren. Wassalam. www.ppmus.com
---------------------
'Alaikum salam.
Terimakasih atas kesediaan ppmus.com meletakkan link kami di situs ppmus.com.
Dengan senang hati kami telah melakukan hal yang sama di sini dan telah menambahkan situs ppmus.com dalam indeks
PeSantren Search Engine.

zakaria Anshor Elmadani 17-07-2010- 21:47

السلام عليكم يا استاذنا ما الخبر ؟ محبكم
---------------------
وعليكم السلام , يا أستاذنا زكريا . بخير , الحمد لله . يسرّنا زيارتكم لموقعنا

nashirudin 06-07-2010- 16:21

Asslaamu'alaykum, Ustadz. Mau tanya alamat dowload kitab kuning terlengkap di mana?
---------------------
'Alaikum salam.
Silakan check situs ini www.waqfeya.com atau beli saja DVD Al Maktabah Asy Syamilah. Tanya lokasi pembelian sama mbah Google.

maftukhin 30-06-2010- 07:42

Assalamu'alaikum, ustad mohon ijin bergabung...



© Hakcipta 2008-2017 - Pesantren Al Muta'allimin, Jakarta 12210