Artikel

وجهُ نصْبِ ما بعْدَ بَانَ

1 Oktober 2012
Alasan Nasahab Kata Setelah Baana

Beberapa santri yang mengkaji buku-buku fiqh kadang-kadang menemukan isykaal mengenai alasan ke-nashab-an kata yang berada setelah kata “bana (بان)“. Keterangan ustadz al-ustadzin, syaikh Ali asy-Syabramallisiy (997 – 1087 H / 1588 – 1676 M) yang dikutipnya dari dari al-imam as-Suyuthi (849 – 911 … Selengkapnya …

Pendidikan Indonesia, Mau Kemana?

26 September 2012
Pendidikan Indonesia, Mau Kemana?

Tanpa bermaksud mengagungkan keberadaan pesantren dengan aktifitas pendidikan akhlak, fenomena tawuran antar pelajar saat ini sepatutnya dilihat sebagai akibat dari kurangnya pendidikan akhlak keagamaan yang diberikan oleh pihak sekolah umum negeri dan swasta. Fenomena ini sudah nyaris akut karena sudah … Selengkapnya …

Posisi Berdiri Makmum yang Sendirian

19 Juni 2012
Posisi Berdiri Makmum yang Sendirian

I. Hadis terkait حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ بَكْرٍ ، حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ أَبِي صَغِيرَةَ أَبُو يُونُسَ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ ، أَنَّ كُرَيْبًا ، أخْبَرَهُ ، أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ ، قَالَ : أَتَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ … Selengkapnya …

Pernikahan Wanita Hamil Akibat Zina –wal ‘iyaadzu billaah

13 April 2012
Pernikahan Wanita Hamil Akibat Zina –<em>wal ‘iyaadzu billaah</em>

Pernikahan wanita hamil akibat zina dalam 4 (empat) madrasah pemikiran hukum Islam 1.  Apa hukum pernikahan wanita yang hamil akibat hubungan zina ? Jawab : Mazhab Hukum Argumen Malikiyyah Hanabilah Abu Yusuf (salah seorang ulama dari kalangan Hanafiyyah) Tidak boleh dan … Selengkapnya …

Beberapa Fakta Alam yang Identik dengan Thawaf

3 Februari 2012
Beberapa Fakta Alam yang Identik dengan Thawaf

Sering sekali muncul pertanyaan di benak, apa hikmah di balik ibadah thawaf yang dilakukan dengan cara berputar dari kanan ke kiri dengan menjadikan Ka’bah sebagai sumbunya? Hingga sekarang pertanyaan itu belum terjawab. Meski begitu, terdapat beberapa fakta fenomena alam yang … Selengkapnya …


أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ مَا يَكُونُ مِنْ نَجْوَى ثَلاثَةٍ إِلا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلا خَمْسَةٍ إِلا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلا أَدْنَى مِنْ ذَلِكَ وَلا أَكْثَرَ إِلا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia adalah yang keempatnya. Dan tidak ada (pembicaraan antara) lima orang, kecuali Dia adalah yang keenamnya. Dan tidak ada yang kurang atau lebih banyak dari itu melainkan Dia pasti ada bersama mereka di mana saja mereka berada. (Q.S. Al-Mujadilah, 7)