Kata kurban yang kita sebut-sebut selama ini, dalam literatur fiqh dikenal dengan istilah udh-hiyyah. Udh-hiyyah sendiri –sebagaimana didefinisikan oleh ulama Syafi’iyyah- adalah istilah untuk hewan ternak yang disembelih pada hari Idhul Adha dan hari-hari Tasyriq sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. … Selengkapnya …
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ ، لاَ تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا ، وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا ، أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ ؟ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ (صحيح مسلم – ج 1 ص 74) … Selengkapnya …
I’tikaf di masjid di malam hari -akir-akhir ini- menjadi fenomena marak di Jakarta, khususnya di bulan Ramadhan. Bahkan sebagian rela bermalam di masjid mengajak anak dan istri mereka untuk ber-i’tikaf sambil berharap memperoleh keberkahan malam Qadr. Bagi kaum lelaki masalah … Selengkapnya …
Memiliki buah hati atau momongan adalah suatu kebahagiaan bagi setiap orang tua, kehadirannya merupakan anugerah dari Allah yang harus disyukuri sekaligus amanat yang harus dijaga dengan baik. Sebaliknya, tak jarang ketidak-hadiran momongan menjadi pemicu keretakan rumah tangga. Salah satu bentuk … Selengkapnya …
Abu Bakr mengangkat tangannya dan memuji Allah sesuai dengan cara yang diperintahkan oleh Rasulullah –kasih sayang dan kedamaian untuknya– (sebagai bentuk syukur atas kedatangan beliau). Kemudian Abu Bakr mundur hingga sejajar dengan shaf (pertama). Sementara Nabi maju (ke posisi imam). Beliau (melanjutkan shalat) hingga selesai.














