Artikel

Pernikahan Wanita Hamil Akibat Zina –wal ‘iyaadzu billaah

13 April 2012
Pernikahan Wanita Hamil Akibat Zina –wal ‘iyaadzu billaah

Pernikahan wanita hamil akibat zina dalam 4 (empat) madrasah pemikiran hukum Islam 1.  Apa hukum pernikahan wanita yang hamil akibat hubungan zina ? Jawab : Mazhab Hukum Argumen Malikiyyah Hanabilah Abu Yusuf (salah seorang ulama dari kalangan Hanafiyyah) Tidak boleh dan … Selengkapnya …

Beberapa Fakta Alam yang Identik dengan Thawaf

3 Februari 2012
Beberapa Fakta Alam yang Identik dengan Thawaf

Sering sekali muncul pertanyaan di benak, apa hikmah di balik ibadah thawaf yang dilakukan dengan cara berputar dari kanan ke kiri dengan menjadikan Ka’bah sebagai sumbunya? Hingga sekarang pertanyaan itu belum terjawab. Meski begitu, terdapat beberapa fakta fenomena alam yang … Selengkapnya …

Mencicil Emas

14 Juli 2011
Mencicil Emas

Kata “emas” dalam hadis Ubadah (yaitu hadis yang menjadi acuan utama terkait riba jualbeli) mencakup emas dalam kapasitas/bentuknya sebagai uang (dinar) dan emas sebagai barang sekaligus. Artinya apapun bentuk dan ujud serta fungsi emas maka ia adalah item ribawi. Alasannya? … Selengkapnya …

Kapitalisme Berbalut Fiqh

4 Juli 2011
Kapitalisme Berbalut Fiqh

Kegagapan Fiqh Fiqh (Mu’amalah) sedang berada dalam proses bangkit dari mati surinya yang cukup panjang setelah lama tidak aktif dalam dunia hukum positif. Seseorang yang bangkit dari tidurnya yang lama -seperti fenomena Ash-haabul Kahfi- tentu akan gagap menghadapi kondisi zaman … Selengkapnya …

Azan

31 Mei 2011
Azan

Dari sisi etimologi, adzan atau azan adalah pemberitahuan. Sementara definisi terminologinya adalah lafal-lafal tertentu yang dikumandangkan untuk mengumumkan ketibaan waktu shalat fardhu. Untuk pertama kalinya azan disyariatkan pada tahun pertama Hijriyyah (sebagian sejarawan mengatakan di tahun kedua Hijriyyah). Hukum pelaksanaannya … Selengkapnya …


تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَتَعَدَّ حُدُودَهُ يُدْخِلْهُ نَارًا خَالِدًا فِيهَا وَلَهُ عَذَابٌ مُهِينٌ . (النساء: 13 - 14)

Demikian ketentuan-ketentuan dari Allah. Siapa yang patuh kepada Allah dan Rasul-Nya, maka Allah memasukkannya ke dalam surga yang di dalamnya terdapat sungai-sungai yang selalu mengalir, mereka kekal di dalamnya; itulah kemenangan yang besar.
Dan siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, maka Allah memasukkannya ke dalam api neraka. ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. (An-Nisaa`, 13-14)