Artikel

Pemuliaan Guru

2 April 2014
Pemuliaan Guru

Dalam perjalanan hijrah, tepatnya dalam perjalanan menuju gua Tsur, Abu Bakr RA kadang-kadang berjalan di depan Nabi SAW, di kesempatan lain –kadang-kadang– berjalan di belakang beliau SAW Ketika Rasulullah SAW menyadari hal itu, beliau SAW bertanya, “Wahai Abu Bakr, mengapa … Selengkapnya …

5 (Lima) Sahabat Nabi Terkaya yang Dikabarkan Masuk Surga

13 Juni 2013
5 (Lima) Sahabat Nabi Terkaya yang Dikabarkan Masuk Surga

Tulisan ini terinspirasi oleh tulisan Dr. Yusuf ibn Ahmad al-Qasim (dapat dibaca di sini). Dalam artikelnya, beliau mengambil datanya dari beberapa buku, di antaranya Tarikh al-Islam dan Sayr A’lam al-Nubala`. Sementara saya, dalam tulisan ini berusaha menambahkan verifikasi saya sendiri … Selengkapnya …

وجهُ نصْبِ ما بعْدَ بَانَ

1 Oktober 2012
Alasan Nasahab Kata Setelah Baana

Beberapa santri yang mengkaji buku-buku fiqh kadang-kadang menemukan isykaal mengenai alasan ke-nashab-an kata yang berada setelah kata “bana (بان)“. Keterangan ustadz al-ustadzin, syaikh Ali asy-Syabramallisiy (997 – 1087 H / 1588 – 1676 M) yang dikutipnya dari dari al-imam as-Suyuthi (849 – 911 … Selengkapnya …

Pendidikan Indonesia, Mau Kemana?

26 September 2012
Pendidikan Indonesia, Mau Kemana?

Tanpa bermaksud mengagungkan keberadaan pesantren dengan aktifitas pendidikan akhlak, fenomena tawuran antar pelajar saat ini sepatutnya dilihat sebagai akibat dari kurangnya pendidikan akhlak keagamaan yang diberikan oleh pihak sekolah umum negeri dan swasta. Fenomena ini sudah nyaris akut karena sudah … Selengkapnya …

Posisi Berdiri Makmum yang Sendirian

19 Juni 2012
Posisi Berdiri Makmum yang Sendirian

Berdasarkan hadis ini, para ulama, termasuk kalangan mazhab Malikiyyah, mengatakan bahwa makmum yang sendirian dianjurkan (disunahkan, bukan diwajibkan) mundur sedikit dari posisi imam sebagai bentuk sikap santun terhadap imam (pemimpin).


أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ مَا يَكُونُ مِنْ نَجْوَى ثَلاثَةٍ إِلا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلا خَمْسَةٍ إِلا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلا أَدْنَى مِنْ ذَلِكَ وَلا أَكْثَرَ إِلا هُوَ مَعَهُمْ أَيْنَ مَا كَانُوا ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Tidakkah engkau perhatikan, bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia adalah yang keempatnya. Dan tidak ada (pembicaraan antara) lima orang, kecuali Dia adalah yang keenamnya. Dan tidak ada yang kurang atau lebih banyak dari itu melainkan Dia pasti ada bersama mereka di mana saja mereka berada. (Q.S. Al-Mujadilah, 7)